Mengenal 12 Spesialisasi Kedokteran Penyakit Dalam / Internist

Berbicara mengenai Dokter, pada zaman modern atau istilah orang muda "jaman Now"bukanlah hal yang asing lagi. jikalau seseorang merasa sakit kebanyakan pastilah akan mencari pengobatan dengan rujukan ke dokter sesuai dengan keluhan yang dideritanya.

Mengutip dari Wikipedia.org istilah dokter (bahasa Latin yang berarti "guru") diartikan sebagai seseorang yang karena keilmuannya berusaha menyembuhkan orang-orang yang sakit. Tidak semua orang yang menyembuhkan penyakit bisa disebut dokter. Untuk menjadi dokter biasanya diperlukan pendidikan dan pelatihan khusus dan mempunyai gelar dalam bidang kedokteran.


Biasanya untuk daerah kota besar yang memiliki pilihan rumah sakit yang banyak telah tersedia berbagai macam dokter dari dokter umum sampai dengan dokter dengan keahlian khusus/ dokter spesialis dan sub spesialis dengan mencantumkan gelar yang begitu panjang, sehingga tidak sedikit orang merasa bingung harus berobat kedokter yang mana.

Pada kesempatan ini saya mencoba berbagi maksud atau arti dari istilah kedokteran yang ada di Indonesia. Pada bagian pertama ini, secara khusus akan membahas spesialisasi kedokteran Penyakit dalam. Untuk mengetahui bahwa dokter tersebut sudah mengabil spesialis atau sub spesialis/konsultan, itu akan terlihat dari gelar yang diperolehnya. Tetapi tidak semua gelar yang diperolah merupakan tanda spesialisasi yang telah diambil, ada kalanya gelar tersebut merupakan gelar yang disematkan karena telah menjadi anggota dalam ikatan dokter tertentu.

Secara garis besar gelar dokter ditandai dengan gelar "dr. atau Dr." (bukan DR, kalau DR singkatan dari Doktor), dan untuk Spesialis Penyakit Dalam ditandai dengan gelar SpPD (Spesialis Penyakit Dalam). Spesialisai Penyakit dalam diperoleh dengan selama 9 semester.Selanjutnya untuk menjadi konsultan atau sub spesialis, harus belajar kembali selama dari 4 sampai 6 semester, tergantung sub spesialis apa yang akan diambil dan kemudian akan ditandai dalam gelar dengan tanda "(K)" yang artinya "Konsultan"

Berikut daftar 12 Sub Spesialis / gelar Konsultan dalam Spesialisasi Kedokteran Penyakit Dalam.


1. Alergi-Immunologi Klinik (Sp.PD-KAI)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KAI dapat lebih spesifik menangani penyakit akibat  alergi dan gangguan imunitas, diantaranya speprti asma, rinitis alergi, sinusitis, urtikaria atau biduran, angioedema, dan beberapa penyakit lainnya lainnya

2. Gastroenterologi-Hepatologi (Sp.PD-KGEH)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KGEH dapat dengan spesifik membantu mengatasi keluhan dan gangguan sistem pencernaan termasuk lambung, usus hati, kantung empedu, dan pancreas

3. Geriatri (Sp.PD-KGer) 
Dokter dengan gelar Sp.PD-KGer memiliki keahlian dalam permasalaha penyakit dalam yang lebih khusus untuk melayani keperluan khusus untuk pasien lanjut usia.

Dokter ini biasanya sering di temui atau dapat bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan klinik. Mereka juga aktif dalam komunitas kesehatan, termasuk dalam panti kesehatan dan panti jompo. selain itu Dokter Geriatri dapat melakukan riset dan bekerja di laboratorium untuk mempelajari ilmu dan tindakan anti-penuaan.

4. Ginjal-Hipertensi (Sp.PD-KGH)
Dokter dengan gelar Sp.PD-KGH sering disebut sbagai konsultan Nefrologi, dokter tersebut dapat secara spesifik mengatasi masalah kesehatan terkait dengan ginjal seperti gagal ginjal, gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis, nefropati diabetik, penyakit glomerulus, hiperoksaluria (tingginya kadar oksalat pada urine), gangguan ginjal pediatrik, penyakit ginjal polikistik, dan batu ginjal.

5. Hematologi - Onkologi Medik (Sp.PD-KHOM)
Dokter dengan gelar Sp.PD-KHOM bisa mengatasi pasien dengan penyakit kelainan darah atau pun Kanker darah, misalnya Anemia Aplastik,dan jenis kanker darah yang lain.

6. Hepatologi (Sp.PD-KH)
Dokter dengan gelar Sp.PD-KH memiliki keahlian khusus dalam menangani penyakit yang menyerang hati, kantung empedu, pankreas, dan saluran empedu. Dokter yang menangani hepatologi

7. Kardiovaskular (Sp.PD-KKV)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KKV dapat lebih spesifik menangani penyakit jantung, mulai dari gagal jantung, jantung koroner, gangguan katup jantung, aritmia, lemah jantung, dan segala penyakit terkait dengan gangguan jantung lainnya.

8. Endokrin-Metabolik-Diabetes(Sp.PD-KEMD)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KEMD dapat lebih spesifik menangani pasien dengan kasus Diabetes atau gejala-gejala sejenisnya dengan menganjurkan untuk mengontrol dan mengatasi penyakit gula darah

9. Psikosomatik (Sp.PD-KPsi)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KPsi dapat lebih spesifik menangani pasien penyakit dalam dengan penyerta keluahan gangguan Psikosomatik dikarenakan penyakit sebelumnya.

10. Pulmonologi (Sp.PD-KP)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KP memiliki keahlian khusus untuk menangani permasalahan sistem pernafasan seperti seperti asma, bronkiektasis, bronkitis, emfisema, apnea obstruktif, penyakit paru-paru interstitial, efusi pleura, dan TBC (Tuberculosis).

11.Reumatologi (Sp.PD-KR)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KR memiliki keahlian khusus untuk menangani masalah terkait nyeri sendi dan otot, seperti rematik atau arthritis, sakit punggung, rheumatoid arthritis, rematik, arthritis psoriotik, lupus, sarkoidosis, dan osteoporosis

12. Penyakit Tropik-Infeksi (Sp.PD-KPTI)
Dokter yang memiliki gelar Sp.PD-KPTI emeiliki keahlian khusus dalam menaganiit penyakit yang biasa terjadi di daerah tropis.

Sebagian dari penyakit tropis ini adalah penyakit infeksi yang disebarkan oleh serangga serangga tropis seperti: nyamuk, lalat dan sejenisnya. diantaranya adalah penyakit Demam Berdarah, Demam Chikungunya, Demam Ross River, Infeksi Ebola, Infeksi Zika, Japanese Encephalitis, Malaria, Pes (Sampar), Rabies (Penyakit Anjing Gila), Tipes dan penyakit lain sejenisnya. 

Selain gelar tersebut, biasanya ada gelar tambahan untuk dokter spesialis penyakit dalam yang merupakan tanda dari keanggotaan dokter tersebut dalam kenggotaan tertentu juga Gelar Magister untuk kedokteran pada umumnya.

Gelar Keanggotaan


1. FACC - "Fellow of the American College of Cardiologists"

2. FACP - "Fellow of the American College of Physicians"

3. FESC - "Fellow of the European Society of Cardiology"

4. FIHA - "Fellow of Indonesian Heart Association"

5. FINASIM - "Fellows of the Indonesian Society of Internal Medicine"

6. FAAFP - "Fellow of the American Academy of Family Physicians" spesialis di bidang "dokter keluarga"

7. FACE - "Fellow of the American College of Endocrinology"

8. FCCP - "Fellow of the American College of Chest Physicians"

9. FACG - "Fellow of the American College of Gastroenterology"

Gelar Magister


1. M.Kes - Magister Kesehatan

2. M.Ked - Magister Kedokteran

3. M.Pd.Ked - Magister Pendidikan Kedokteran

4. M.Kesja - Magister Kesehatan Kerja

5. MMR - Magister Manajemen Rumahsakit

6. MARS - Magister Administrasi Rumah Sakit

8. MKK - Magister Kedokteran Kerja

9. MKK - Magister Kedokteran Klinik

10. M.Biomed - Master Ilmu Biomedik (Kedokteran Dasar)

Demikian Secara umum penjelasan mengenai Gelar dalam Spesialisasi Kedokteran Penyakit Dalam. Semoga dengan sedikit banyak mengetahui hal tersebut, anda lebih bisa menentukan dokter yang tepat bagi keluahan dan kebuthan kesehatan anda.

Popular posts from this blog

Jadwal Praktek Dokter RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Update 2019! Jadwal Praktek Dokter RS Hermina Palembang-Bag. 1

Jadwal Praktek Dokter RS Persada Malang