Fakta Penting Trombosit Bagi Tubuh. Berapa Trombosit Normal Dalam Darah ?

Trombosit merupakan salah satu dari tiga komponen penting dalam darah manusia yaitu sel darah merah, sel darah putih dan Platelet (trombosit). Tiga komponen tersebut tersuspensi dalam cairan yang disebut plasma.

Trombosit yang merupakan bagian terkecil dari sel darah dalam fungsinya memiliki tugas sebagai bagian yang dapat membantu dalam proses pembekuan darah dengan cara menghubungkan ke lubang di pembuluh darah yang pecah.

Jika anda mengalami luka, platelet atau trombosit akan segera mengerjakan tugasnya bergegas menuju kebagian yang terluka dan membentuk sumbatan awal untuk mengkerutkan. Proses awal ini disebut sebaagai proses adhesi.

Selanjutnya, platelet/trombosit yang berbentuk keping-kepingan berubah bentuk menjadi seperti tentakel yang membantu proses agregasi yaitu proses perlekatan antar platelet untuk membentuk sumbatan yang akhirnya dapat menghentikan darah yang keluar.

Jumlah Trombosit dalam darah yang telah diperoleh hasil pengukurannya, dapat digunakan untuk menentukan sebuah diagnosa yang ditegakkan oleh seorang dokter yang berhubungan dengan pembekuan darah.

Sebagai contoh yang mungkin sudah populer dikalangan orang awam, jumlah trombosit ini bisa sangat menentukan untuk menilai progres dalam proses penyembuhan pasien yang terkena penyakit demam berdarah. Bukan hanya itu Jumlah trombosit secara garis besar dapat menetukan sebuah diagnosa yang mengarah pada kondisi yang menyebabkan masalah dalam penggumpalan darah.


Apa yang akan terjadi jika Trombosit tidak normal (trombosit turun atau trombosit naik)


1. Berapa Normalnya Trombosit yang harus ada didalam darah manusia.
Untuk mengetahui nilai sebuah ukuran atau jumlah perhitungan darah yang termasuk di dalamnya adalah trombosit, biasanya dilakukan melalui uji laboratorium. Pengujian di laboratorium tersebut bisanya dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tubuh kita.

Dalam kondisi yang normal, kadar tombosit didalam darah kita harus memiliki nilai rujukan sekitar 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter.

2. Apa yang terjadi jika Trombosit dibawah normal atau Rendah
Kondisi dimana trombosit turun atau dibawah normal (dibawah 150.000 mikroliter) biasanya sering disebut dengan trombositopenia. Jika hal itu terjadi apalagi sampai tidak ketahuan atau tidak terkontrol, bisa mengakibatkan hal fatal seperti pendarahan internal baik itu di otak maupaun di bagian saluran pencernaan.

Trombositopenia atau kondisi trombosit dibawah normal ini bisa saja terjadi tanpa disadari karena dibeberapa kejadian hal tersebut tidak menimbulkan tanda-tanda yang mencurigakan. Tanda tanda yang mencurigakan akan nampak jika sudah dalam keadaan yang berat, seperti  terjadi perdarahan dari gusi atau hidung, memar atau lebam, tampak ruam atau bintik-bintik ungu kemerahan di kulit, kulit dan mata tampak kuning, adanya darah pada urine atau feses, mudah lelah, juga limpa yang nampak membesar.

Dalam hal ini, kasus trombositopenia ini sering terjadi pada pasien-pasein yang mengalami penyakit , sepsis dan demam berdarah dengue, leukemia, penyakit ginjal, kehamilan, gangguan sistem kekebalan tubuh,  serta defisiensi zat besi dan asam folat.

Lalu jika kita telah mengetahui bahwa kondisi trombosit darah telah berada dibawah normal, kita sebaiknya menaikkannya dengan mengkonsumsi makan yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Sebagi contoh buah yang sangat ampuh menaikkan trombosit yaitu Jambu biji. Dalam jambu biji mengandungt rombinol yang berfungsi merangsang trombopoietin agar lebih aktif, sehingga dalam prosesnya tubuh dapat menghasilkan keping darah yang lebih banyak.

3. Apa yang terjadi jika Trombosit diatas normal atau Tinggi
Jumlah dimana trombosit diatas rata-rata atau tinggi bisa disebut dengan  trombositemia (trombosit diatas 1 jt mikroliter) dan trombositosis (tidak setinggi trombositemia). Kondisi ini terjadi karena sumsum tulang menghasikan banyak trombosit atau keping darah/platelet. 

Kondisi kelebihan trombosit atau platelet yang dihasilkan terlalu banyak, bisanya terjadi pada kasus-kasir pasien yang menderita beberepa jenis kanker, reaksi terhadap obat-obatan, infeksi ataupun pembekakan.Hal tersebut bisa terjadi karena gejala atau penyakit yang diderita bisa merangsang sumsum tulang mnghasilkan trombosit atau platlet yang banyak.

Dalam kasus lain trombosit yang tinggi juga bisa terjadi sementara saja seperti pada pemulihan dari konsumsi alkohol berlebihan, juga pemulihan pasca tindakan operasi besar atau setelah trauma fisik, ataupun jika seseorang mnegalami kelelahan yang berlebihan.

Jika seseorang mengalamikelebihan trombosit atau dalam ukuran yang tinggi bisanya mengalami gejala pandangan berkunang-kunang, sakit kepala, pusing, sakit dada, pingsan,  mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki. 

Untuk mengatasi kondisi trombosit diatas normal ini, dalam kebanyakan kejadian, dapat diatasi dengn mengetahui penyebab  trombositemia atau trombositosis tersebut.

Itulah trombosit bagian dari darah yang begitu penting bagi manusia. Semoga hal ini bisa menjadi bahan refrensi untuk informasi kesehatan anda. Terimakasih